Minggu, 14 September 2014

Mengenal Kristologi


Ustadz Muhammad Sutrisno.
Bantul, 13 September 2014, Kajian PAPM yang diselenggarakan di pesantren Stikes Surya Global Amanah Yogyakarta terasa amat berbeda, hal ini tampak dari jumlah peserta yang membludak dari biasanya, pemateri yang hadir pada seasen ke-2 memang agak berbeda dengan biasanya, beliau merupakan mualaf yang berasal dari agama nasrani yang mendapatkan hidayah dan mengabdikan diri untuk berdakwah di jalan islam, berikut beritanya.

          Kejayaan islam mulai terusik oleh ulah aksi pemurtadan, kaum islam yang awalnya berkisar lebih dari 80 % dari jumlah penduduk di Indonesia, akan dibalik jumlah tersebut oleh orang – orang non islam dengan menjalankan aksi pemurtadan.

Perintah dakwah : Ali imran : 103 à “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

Nazarean vs Kristen

Dalam islam, kata nashara bermakna : Penolong
  Nazarean adalah pengikut Nabi Isa (Yesus) yang selalu menegakkan ajaran taurat – injil dan tidak mempertuhankan Yesus.
  Kristen adalah pengikut paulus dan mempertuhankan Isa (Yesus), serta menolak hukum taurat.

Cara berdakwah kepada orang nasrani :
-      Bergaul dengan orang nasrani namun sebelumnya harus mempunyai dasar agama islam yang kuat.
-      Timbulkan pertanyaan “Bolehkah saya pinjam kitab Injil anda?”
-      Kitab Korintus pasal 1 ayat 6 “seorang perempuan yang beribadah kepada tuhannya maka harus menudungkan kepalanya, kalau tidak maka harus mencukur rambutnya.” Dalam artian seorang kristen diwajibkan berkerudung, dan jika tidak, secara otomatis telah melanggar aturan dari kitabnya sendiri
-      Mencobalah melontarkan pertanyaan yang melemahkan argumen, serta bersifat rasional “Jika tuhan mati itu yang nyabut nyawanya adalah malaikat siapa ?, terus jika yesus yang mencabut nyawanya adalah malaikat izroil maka yang mencabut nyawa izroil siapa ?.”
-      “Tuhan dengan manusia duluan siapa?”,
sebelum ada manusia sudah ada tuhan à pernyataan ini betul
Yesus yang merupakan anak tuhan merupakan putra dari maryam yang merupakan seorang manusia à pernyataan ini betul
“Terus apa masalahnya ?”
“Pernyataan 1 & 2 memang betul, namun kedua pernyataan ini merupakan suatu pertentangan, maka saya tinggalkan aturan ini dan masuklah ssaya ke agama Islam.”
a.    Mbk Anti (Gorontalo) : “kristenisasi juga dijalankan dengan metode pengobatan ; medis, dan religius (ritual), bagaimana menurut pandangan anda.?”
b.    Setelah mengobati dan pasien sembuh secara medis, maka dilakukanlah misi kristenisasi dengan membagi sembako kepada para pasien yeng telah sembuh untuk kemudian dibujuk masuk ke agama kristen
Secara ritual dengan menggunakan ayat – ayat dari Injil markus yang menggunakan bahasa ruh (bahasa bangsa jin : Red.) dan pasien sembuh karena bantuan setan kemudian pasien dibaptis dengan tawaran – tawaran tertentu. (bisa berbahasa ketika berada di daerah tertentu, akan tahan dengan racun apapun : Red.) dan anggapan bahwa orang yang telah dibaptis maka akan selamat di akhirat.
Maka untuk membuktikan kebenaran dapat pula dilakukan dengan mengkonsumsi racun, apabila benar masih hidup sehat maka itu masih kemungkinan kecil, namun jika Tidak dan akhirnya meninggal maka jangan salahkan Tim Redaksi
(-) :“Al-Qur’an dikumpulkan dan dijilid oleh campur tangan manusia, kemudian injil juga dikumpulkan dan dijilid oleh manusia, terus apa perbedaannya?”
(+) :”Saya sempat kecewa ketika mengetahui bahwa nabi saya (Muhammad : red.) adalah seorang yang Umm” (Buta baca dan Tulis : Red.)
“Pengumpulan Al-Qur’an dilakukan pada zaman Setelah Rasululloh wafat, Namun hal itu di lakukan oleh para shahabat yang telah dijamin masuk surga dengan hafalan yang sangat kuat”.
“Sedangkan Injil menurut Para petinggi Kristen (Pendeta : Red.) 82 % isinya telah diubah keasliannya, yang brarti kebnarannya hanya tinggal 18 %, nah para petinggi orang kristen saja meragukan kebenaran keaslian injil apakah kita juga akan mengimani kebenaran injil ?”.
(-) : “Kenapa orang yahudi dan nashrani termasuk ahli kitab ?”

(+) : “Pada zaman dalulu ada beberapa ornag dari bangsa Yahudi dan Nashoro (Nasrani : Red.) ada berapa orang yang mepelajari injil yang bernama Markus, Matius, Yohanes menulis injil sesuai dengan ingatannya masing masing, dan hasil buku yang ditulis dipelajari oleh kaum Yahudi dan Nashoro. Yang pasti hasil penulisan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga bangsa itu terkenal dengan Kafir ahluk kitab” (sangsan3/medistri/red.)

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

 

Medistri SSG. Copyright 2014 All Rights Reserved Medistri Surya Global by Sangsan3